Saturday, November 29, 2014

Kamu, yang ingin ku mengerti.

aku tidak mengerti harus kemana
aku mengerti kamu, aku mengerti mereka juga.
mereka memang jahat, tapi kamu memang kurang dewasa.
mereka seharusnya membantu kamu, tapi aku (agak) maklum kenapa mereka gak membantu kamu

tapi

aku sayang kamu. aku lebih mengerti kamu.
mereka dingin. jahat, seharusnya nggak begitu.
aku marah. aku mau kamu bahagia.

yang seharusnya membantu, siapa lagi kalau bukan mereka.
mereka yang sudah mengenalmu lebih lama dari aku (bahkan sebelum aku lahir)
mereka yang punya ikatan darah sama kamu (aku juga punya sih)
mereka yang seharusnya menjadi sandaranmu ketika kamu butuh

mereka seharusnya mengerti kamu

apa susahnya membantu sedikit saja, tidak menuruti aturan sedikit saja
apa susahnya mengerti sedikit saja, apa susahnya
demi saudara
jika masih dianggap saudara.

butakah mereka
kamu lagi butuh loh
kamu mungkin kurang dewasa
tapi sekali ini aja, tidak salah kan membantu kamu
toh dengan tidak membantu kamu tidak akan membuatmu jadi dewasa

geregetan
benci
sedih
sedih

mungkin aku bilang gini karena aku sayang kamu
mungkin tidak juga, karena logikanya memang begitu.
mungkin juga, logika yang ku anggap seharusnya begitu salah
mungkin salah, karena aku sayang kamu.

tidak usah pedulikan mereka, hidup jalan terus, aku mau kamu bahagia.


No comments:

Post a Comment